Berita  

Profil Siska Karina Imran, Wali Kota Kendari, Dihebohkan Isu Rumah Tangga dengan Adriatma Dwi Putra

Profil Siska Karina Imran (SKI), Wali Kota Kendari yang Kini Diuji dengan Isu Prahara Rumah Tangga

Siska Karina Imran (SKI) adalah sosok perempuan pertama yang memimpin pemerintahan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebagai Wali Kota Kendari periode 2025-2030, SKI kini tengah dihadapkan pada isu prahara rumah tangga dengan suaminya, Adriatma Dwi Putra (ADP). Isu ini mencuat ke publik setelah beberapa akun media sosial mengunggah informasi terkait masalah tersebut. SKI bahkan dilaporkan melaporkan ADP atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Laporan polisi tersebut dilayangkan ke Kepolisian Daerah atau Polda Sultra pada medio Maret 2026 lalu. Penanganan kasus ini dilakukan oleh Sub Direktorat Remaja, Anak, dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit PPA Ditreskrimum). Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memberikan penjelasan bahwa masalah tersebut telah selesai.

Penjelasan disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sahuriyanto. Dia menyebut bahwa seluruh pihak terkait sudah bertemu dan menyelesaikan masalah itu secara baik melalui pendekatan kekeluargaan. “Masalah ini sebenarnya sudah clear. Sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan sangat baik,” katanya. Ia juga berharap persoalan tersebut tidak lagi diperpanjang. “Jadi, tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan atau digoreng menjadi bola liar di luar sana,” ujarnya.

Namun, kuasa hukum ADP, Bosman, menyatakan belum mengetahui perkembangan laporan Siska terhadap ADP di kepolisian. Apakah aduan kasus KDRT tersebut masih berproses atau sudah dicabut. “Saya belum tahu apakah sudah dicabut atau belum,” kata Bosman. Meski demikian, dia berharap penyelesaian kasus rumah tangga tersebut bisa dilakukan secara kekeluargaan. “Benar laporannya sudah lama, sekitar bulan Maret 2026. Ini kan urusan rumah tangga, kami mengedepankan untuk berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Profil Siska Karina Imran

Siska Karina Imran lahir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 1988, atau saat ini berusia 37 tahun. Dia merupakan anak dari pasangan Imran dan Suryani. Mendiang Imran merupakan Bupati Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra, periode 2005-2015. Ayah Siska juga pernah menjadi Ketua DPD Sultra sekaligus anggota DPR RI periode 2019-2020.

Siska Karina Imran merupakan anak dari enam bersaudara. Sosok suami Siska adalah Adriatma Dwi Putra (ADP). Pasangan ini menikah pada 23 Juli 2016 silam dan telah dikaruniai 3 anak, masing-masing 2 perempuan dan 1 laki-laki.

Adriatma merupakan mantan Wali Kota Kendari yang menjabat 9 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Masa kepemimpinan ADP tergolong singkat hanya 114 hari gegara tersandung masalah hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah menjalani masa hukuman sekitar 4 tahun, ADP menghirup udara bebas pada 1 Maret 2022 lalu. ADP mewarisi darah politik ayahnya, Asrun, yang merupakan Wali kota Kendari periode 2007-2012 dan 2012-2017.

Siska menghabiskan masa kecil hingga remaja di Kota Kendari. Sebelum melanjutkan pendidikan menengah atas hingga perguruan tinggi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia menyelesaikan pendidikan sarjana atau S1 kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin atau Unhas Makassar.

Perjalanan Karir

Setelah menyandang gelar dokter, Siska Karina Imran mengabdi menjadi tenaga medis dokter hingga terjun ke dunia usaha. Dia menjadi tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kolaka Utara (RSUD Kolut). Selain itu, Puskesmas Mekar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 2015-2016. Pada tahun yang sama, Siska juga tercatat menjadi komisaris di sejumlah perusahaan.

Setelah suaminya menjabat Wali Kota Kendari, dia pun memimpin sejumlah organisasi selaku istri kepala daerah. Siska selanjutnya terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah, mertua, maupun suaminya. Dengan menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN) hingga menjadi Wakil Ketua DPW PAN pada tahun 2018. Pada September 2021, Siska pindah dari PAN dan bergabung menjadi kader Partai Nasdem hingga saat ini.

Siska sebelumnya pernah menjabat Wakil Wali Kota Kendari sisa masa jabatan 2020-2022. Dia menggantikan Sulkarnain Kadir yang dilantik menjadi Wali Kota Kendari definitif untuk sisa masa jabatan 2019-2022. Kala itu, Sulkarnain yang menjabat wakil wali kota menggantikan Adriatma Dwi Putra suami Siska yang tersandung masalah hukum.

Siska terpilih wakil wali kota pada pemilihan melalui Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Kamis, 5 Maret 2020 lalu. Pascaterpilih melalui pemilihan DPRD, Siska Karina Imran dilantik menjadi Wakil Wali Kota Kendari sisa masa jabatan 2017-2022 pada 6 Mei 2020 silam.

Biodata Siska Karina Imran

Nama: dr Hj Siska Karina Imran SKM

Lahir: Kendari, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 1988

Usia: 37 tahun

Suami: Adriatma Dwi Putra

Anak: 3 orang

Ayah/ibu: Imran (alm)/ Suryani

Riwayat pendidikan:

SD Pembina 14 Kendari (1994-2000)

SMPN 1 Kendari (2000-2003)

SMAN 1 Makassar (2003-2006)

S1 FK Unhas Makassar (2007-2014)

Riwayat pekerjaan:

Tenaga Medis RSUD Kolaka Utara (2015-2016)

Tenaga Medis Puskesmas Mekar Kendari (2015-2016)

Wakil Wali Kota Kendari (2020-2022)

Komisaris PT Karina Siusiu (2015-sekarang)

* Komisaris PT Ameno Aesthetic (2020-sekarang)

Riwayat organisasi:

Partai Nasdem (2021-sekarang)

Wakil Ketua DPD PAN Sultra (2018)

* Wakil Ketua Kadin Sultra (2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *